Bekasi, LENSAJABAR.COM – Upaya transformasi digital di lingkungan pendidikan terus diperkuat oleh SDN Jatiwarna III melalui pelaksanaan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) berbasis online menggunakan Chromebook serta keterlibatan aktif dalam program Verifikasi dan Validasi (Verval) Digitalisasi Pembelajaran SD Tahun 2026.
Pelaksanaan PSAJ secara daring tersebut berlangsung tertib dan lancar dengan dukungan perangkat Chromebook yang digunakan siswa saat mengerjakan soal ujian. Pemanfaatan teknologi dalam proses evaluasi belajar ini menjadi salah satu langkah sekolah dalam meningkatkan literasi digital peserta didik sejak dini.
Selain melaksanakan ujian berbasis digital, SDN Jatiwarna III juga mengikuti tahapan verval digitalisasi pembelajaran yang merupakan bagian dari program bantuan digitalisasi pendidikan tahun 2026. Dalam proses tersebut, sekolah diwajibkan mengunggah formulir verifikasi melalui aplikasi hingga memperoleh status berhasil atau tanda centang hijau sebelum menunggu persetujuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
Pengawas Binaan SD Gugus 1 Kecamatan Pondok Melati, Ernalisa, S.Ag, menilai bahwa penerapan teknologi di sekolah dasar menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan modern.
“Pelaksanaan PSAJ online dan proses verval digitalisasi pembelajaran menunjukkan kesiapan sekolah dalam menerapkan sistem pendidikan berbasis teknologi. Ini menjadi langkah positif agar siswa maupun tenaga pendidik semakin terbiasa memanfaatkan teknologi secara produktif,” kata Ernalisa, Selasa (19/5/26).
Ia menambahkan bahwa ketelitian dalam proses administrasi digital juga sangat penting, mengingat unggah formulir verifikasi hanya diberikan satu kali kesempatan bagi setiap sekolah.
Sementara itu, Plt. Kepala SDN Jatiwarna III, Hj. Menik Supriyati, S.Pd, mengatakan bahwa pihak sekolah telah mempersiapkan seluruh kebutuhan teknis maupun administrasi agar kedua kegiatan tersebut berjalan optimal.
“Kami melakukan pengecekan perangkat Chromebook, jaringan internet, hingga kelengkapan dokumen verval sebelum diunggah. Alhamdulillah seluruh proses berjalan lancar dan siswa dapat mengikuti PSAJ online dengan baik,” ujar Hj. Menik Supriyati, S.Pd.
Menurutnya, digitalisasi pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan perangkat teknologi, tetapi juga membangun kesiapan sekolah dalam menciptakan sistem pembelajaran yang lebih efektif, modern, dan efisien.
Program digitalisasi pembelajaran tahun 2026 diharapkan mampu memperluas pemanfaatan teknologi di sekolah dasar sekaligus meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar. Karena itu, sekolah diminta rutin memeriksa status unggahan pada akun masing-masing agar proses verifikasi berjalan sesuai ketentuan.
Melalui pelaksanaan PSAJ berbasis Chromebook dan keberhasilan proses verval digitalisasi pembelajaran, SDN Jatiwarna III berharap dapat terus menjadi sekolah yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan di era digital.






