Jakarta, Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Bengkulu turut serta dalam gelaran Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara (KBN) 2026 yang mengusung tema “Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya” yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan.
Ditemui di booth PA 37 PD Bhayangkari Bengkulu, Ketua Seksi Ekonomi PD Bhayangkari Bengkulu, Salma Imam Asfali mengatakan, partisipasi aktif dari 10 cabang Bhayangkari/ Kepolisian Resort (Polres) di wilayah hukum Polda Bengkulu.
“Dari setiap cabang di 10 daerah tersebut, dikurasi dan diambil banyak produk UMKM Bhayangkari unggulan untuk dipamerkan,” ujar Salma, Selasa (21/7/2026).
Istri dari Kombes Pol Imam Asfali, S.I.K., M.H. (Dirreskrimsus Polda Bengkulu) menambahkan, setiap cabang menghadirkan ragam produk pilihan yang merepresentasikan kekayaan daerah. Dari sekian banyak produk yang dipamerkan, minuman Jeruk Kalamansi menjadi salah satu primadona yang paling diunggulkan dan paling laris diburu pengunjung.
”Ada macam-macam, ada ini ciri khasnya Bengkulu yakni minuman jeruk Kalamansi, karena kalau sudah mencoba pasti mau mencoba kembali,” ungkapnya.
Lebih lanjut katanya, produk-produk yang dibawa oleh kontingen Bhayangkari Daerah Bengkulu mencakup kategori kuliner hingga kerajinan non-kuliner. Variasi harga yang ditawarkan pun cukup kompetitif agar dapat dijangkau oleh berbagai kalangan pengunjung:
● Produk Kuliner & Umum: Dibanderol mulai dari harga Rp35.000.
● Produk Non-Kuliner (Kerajinan Tertentu): Ada yang mencapai harga tertinggi hingga Rp1,800,000,-.
Masih katanya, antusiasme pengunjung yang tinggi membuat tingkat penjualan pada hari pertama melampaui perkiraan. Bahkan, stok produk yang sedianya disiapkan untuk hari berikutnya terpaksa harus dikeluarkan lebih awal karena tingginya permintaan pembeli.
“Meskipun pencapaian materi dan target penjualan menjadi salah satu indikator kesuksesan pameran, prioritas utama yang ingin dicapai adalah memperkenalkan hasil karya tangan kreatif ibu-ibu Bhayangkari dari lingkup Polda Bengkulu ke kancah yang lebih luas,” harapannya.
Dan yang terpenting, melalui keikutsertaan dalam ajang Kreasi Bhayangkari Nusantara (KBN) 2026 ini, diharapkan dapat menambah semangat ibu-ibu yang ikut serta pada tahun ini untuk kembali berpartisipasi pada KBN di masa mendatang, sekaligus memperluas jangkauan promosi produk secara berkelanjutan. (*)






