Aksi Damai GRASI Sasar Cipta Karya dan Polda Jabar, Minta Klarifikasi Proyek SPAM

LSM GRASI

BANDUNG, LENSAJABAR.COM – LSM GRASI (Gema Rakyat Anti Korupsi) menyiapkan aksi unjuk rasa secara damai, tertib, dan konstitusional pada Kamis, 04 Juni 2026. Aksi tersebut akan menyasar Kantor Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Wilayah II Provinsi Jawa Barat dan dilanjutkan ke Polda Jawa Barat.

Berdasarkan surat pemberitahuan yang disampaikan kepada Polrestabes Bandung, massa aksi diperkirakan berjumlah kurang lebih 250 orang. Titik kumpul dijadwalkan di Jalan Laswi, Kota Bandung, mulai pukul 09.00 WIB. Setelah konsolidasi, massa akan bergerak menuju Kantor Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Wilayah II Provinsi Jawa Barat di Jl. Turangga No. 5, Kota Bandung, pada pukul 10.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB. Setelah itu, aksi akan dilanjutkan ke Polda Jawa Barat mulai pukul 14.30 WIB sampai selesai.

Aksi tersebut membawa substansi utama berupa desakan transparansi, klarifikasi, audit, dan tindak lanjut atas pelaksanaan pekerjaan infrastruktur air minum, terutama Pekerjaan Peningkatan SPAM yang berada di wilayah Jawa Barat. GRASI menilai pekerjaan yang menggunakan keuangan negara harus dapat dipertanggungjawabkan dari aspek mutu, volume, administrasi, pengawasan, keselamatan pelaksanaan, serta manfaat bagi masyarakat.

Dalam agenda tersebut, GRASI akan menyampaikan aspirasi agar Cipta Karya/Satker/PPK terkait membuka ruang klarifikasi dan audiensi resmi. Organisasi ini juga mendorong adanya verifikasi lapangan, audit teknis, audit administrasi, serta evaluasi pengawasan terhadap pekerjaan yang menjadi objek aspirasi.

Selain menyasar Cipta Karya, GRASI juga akan menyampaikan aspirasi dan bahan laporan awal kepada Polda Jawa Barat. Langkah tersebut ditempuh sebagai bentuk kontrol sosial masyarakat apabila di kemudian hari ditemukan indikasi penyimpangan yang memerlukan penelaahan sesuai kewenangan hukum yang berlaku.

Ketua Umum LSM GRASI, Mardi M Malau, S.P., menegaskan bahwa aksi tersebut tidak dimaksudkan untuk menghakimi pihak mana pun. Menurutnya, aksi damai dilakukan untuk meminta ruang klarifikasi resmi agar pelaksanaan pekerjaan peningkatan SPAM dapat dijelaskan secara objektif kepada publik.

“Kami menghormati setiap program pembangunan pemerintah, apalagi program air minum yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Namun setiap pekerjaan yang menggunakan uang negara harus terbuka, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Yang kami minta adalah klarifikasi, bukan penghakiman,” ujar Mardi M Malau, S.P.

Mardi menambahkan bahwa transparansi merupakan cara terbaik untuk menjaga kepercayaan publik. Apabila pekerjaan sudah sesuai ketentuan, maka klarifikasi terbuka akan menjadi ruang pembuktian yang sehat. Sebaliknya, apabila terdapat kekurangan atau ketidaksesuaian, maka harus ada langkah korektif, evaluasi, dan pertanggungjawaban sesuai mekanisme yang berlaku.

“Rincian temuan, dokumen pembanding, dan dokumentasi lapangan sudah kami siapkan. Tidak semuanya kami buka di ruang publik atau di surat pemberitahuan aksi, karena materi tersebut akan kami sampaikan secara resmi kepada pihak yang memiliki kewenangan,” tegasnya.

GRASI juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban, tidak anarkis, tidak merusak fasilitas umum, serta mengikuti arahan aparat kepolisian di lapangan. Menurut Mardi, aksi tersebut harus menjadi contoh penyampaian pendapat yang elegan, damai, tertib, dan bermartabat.

“Kami ingin aspirasi ini berjalan secara konstitusional. Kami datang membawa data, meminta klarifikasi, dan mendorong audit apabila diperlukan. Harapan kami, pelaksanaan pekerjaan SPAM di wilayah Jawa Barat benar-benar tepat mutu, tepat volume, tepat administrasi, tepat pengawasan, dan tepat manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan aksi ini, LSM GRASI berharap instansi terkait memberikan respons terbuka dan proporsional. Ruang klarifikasi dinilai penting agar pembangunan infrastruktur air minum tidak menimbulkan prasangka, sekaligus memastikan setiap program yang menggunakan APBN berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan kepentingan publik.

KUTIPAN UTAMA KETUA UMUM LSM GRASI

“Kami datang membawa data, meminta klarifikasi, dan mendorong audit apabila diperlukan. Harapan kami, pelaksanaan pekerjaan SPAM di wilayah Jawa Barat benar-benar tepat mutu, tepat volume, tepat administrasi, tepat pengawasan, dan tepat manfaat bagi masyarakat.”
— Mardi M Malau, S.P., Ketua Umum LSM GRASI

Pos terkait