Anggota DPRD Muba, Karan Karnedi Bagikan Sembako di Kecamatan Babat Toman

oleh

MUBA,LENSAJABAR.COM – Saling meringankan terhadap sesama dalam menghadapi kondisi Penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang saat ini melanda di beberapa Daerah di Indonesia nampaknya menjadi salah satu fokus utama.

Wabah Covid-19 sendiri telah mencapai 1.528 Kasus di Indonesia, maka dari itu kepedulian muncul dari DPRD kabupaten Musi Banyuasin yang melaksanakan giat di beberapa Dapil yang mencakup wilayah kabupaten Musi Banyuasin.

Seperti halnya dilakukan oleh Anggota DPRD kabupaten Musi Banyuasin Karan Karnedi SH di daerah pemilihan II, yang mana dalam kesempatan tersebut Karan Karnedi SH melakukan pembagian beberapa paket Bantuan Sembako kepada Masyarakat kecamatan Babat Toman.

Saat dibincangi awak media Karan Karnedi SH mengungkapkan, dalam mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang saat ini sedang mewabah, kami menghimbau kepada masyarakat terkhususnya di kecamatsn Babat Toman agar kiranya memfokuskan diri untuk berada di dalam rumah untuk mengisolasikan diri, menjaga jarak aman, dan membatasi kontak fisik.

” Kepada Masyarakat kami mengajak, mari kita bersama-sama membatasi diri untuk sementara waktu, mengurangi aktivitas berada diluar rumah, membatasi Kontak Fisik, menjaga Kesehatan Tubuh, dan Beribadah serta berdoa agar Wabah Virus Corona (Covid-19) cepat meredup dan ternetralisir khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin,” imbuhnya.

Anggota DPRD Muba Karan Karnedi saat membagikan Bantuan Sembako kepada Warga Kelurahan Mangun Jaya, Kamis (02/4/2020).

Lebih lanjut Anggota DPRD yang juga Kader Muda Partai Golongan Karya (Golkar) ini mengungkapkan, disatu sisi kita berikan kepada mereka berupa bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dan Bantuan Sembako, karena mengingat hal ini belum bisa dipastikan berapa lama batasan waktunya.

“Beberapa Alat Pelindung Diri (APD) Seperti Hand Sanitaizer, Masker, dan Multivitamin. Selain itu, ada beberapa Paket Sembako kami bagikan kepada masyarakat, kami harap wabah ini cepat berakhir dan kita semua dapat beraktivitas normal seperti biasanya,” ujar Karan Karnedi.(Riyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *