Diduga Kurangnya Monitoring, Desa Suka Makmur Belum Cairkan BLT DD

oleh
BLT DD

MUBA, LENSAJABAR.COM — Diduga kurangnya pembinaan dan monitoring serta kroscek dari Camat terhadap Desa Suka Makmur (P20) Kec. Lalan, Kab. Musi Banyuasin yang mengakibatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT DD) tahun 2020 tahap 1 dan tahap 2, hingga sekarang belum dapat dicairkan.

Diduga penyebab belum dapat dicairkannya  Tahun 2020, dikarenakan Camat Lalan Oktarizal SE selaku Pimpinan wilayah Kecamatan tidak berani mengeluarkan rekomendasi pencairan BLT DD, dikarenakan pembangunan fisik tahun 2019 di desa Suka Makmur tidak dapat terselesaikan.

Baca Juga:

Desa Sukamantri Bagikan BLT Bagi 165 Kepala Keluarga

Bangunan fisik di desa Suka Makmur pada tahun 2019 yang tidak terselesaikan dan fisiknya di perkiraan terselesaikan tahap 3 baru 40 % yaitu Pembangunan polikilik desa(Polindes) dan bangunan Bedah rumah tidak layak huni yang menggunakan Dana Desa 2019.

Sedangkan untuk BLT DD dengan pagu anggaran Rp 817.295.000 yang diambil 30% mendapatkan BLT nya sebanyak 136 KK, sedangkan data untuk mendapatkan BLT DD tahun 2020 yang di usulkan Kades sebanyak 32 KK. Untuk BLT DD saja kades Suka Makmur sudah mengurangi dari pola minimal, sedangkan perintah Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex harus menggunakan Pola Maksimal, ini saja kades sudah mengangkangi perintah Bupati Muba.

Sangat miris sekali di kabupaten Muba terdiri dari 15 kecamatan 227 desa, hanya kecamatan Lalan yang terdiri dari 27 desa dan satu desa BLT DD tahun 2020 sampai berita ini di buat belum dapat di cairkan.

Camat Lalan Oktarizal di konfirmasikan awak media melalui whatsAppnya ke nomor 0812- 7393- XXX sampai berita ini ditayangkan tidak mendapatkan jawaban.

Sementara itu Kades Suka Makmur (P20) Hatono di konfirmasikan melalu whatsApp ke nomor 0813- 6740-1XXX mendapat jawaban, untuk fisik kami harus disilfakan pak karena dak tekejar tahun 2019 kemarin.

” Untuk Blt minggu depan ini akan dibagikan langsung 3 bulan, untuk jumlah, maaf kami dah sepakati mulai dr RT, Kadus, perangkat dan BPB nya kami kades tinggal putuskan hasil dr kesepakatan semua,” jelasnya.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *